Memahami Arti dan Fungsi Offset Velg Mobil

Modifikasi sangat umum yang dilaksanakan orang pada mobil ialah mengubah velg. Sepertinya tidak ada teknik yang lebih cepat, lebih efektif untuk menambah tampilan mobil dibanding dengan menganti velg.

Apakah itu melulu menginginkan desain yang lebih unik namun ukuran velg sama dengan velg OEM (Original Equipment Manufacturer) atau mengubah dengan ukuran velg yang lebih banyak dan lebar demi dalil estetika lainnya.

Ketika Anda mengolah ukuran velg, perhatikan seringkali setiap mobil mempunyai ruang fender yang dapat dimaksimalkan sampai 2 inci lebih banyak dari velg OEM.

 

velg mobil
velg mobil

 

Andai bawaan mempunyai ukuran ring 15, berarti ruang fender bawaan kemungkinan dapat memuat sampai velg berukuran ring 17. Jika Anda hendak memaksakan velg yang lebih banyak dari ukuran tersebut,seringkali harus mengubah format fender bawaan. Entah tersebut dengan merobek, mencoak atau melakuan fender roll.

Nah, beda lagi masalahnya andai membahas soal memilih ukuran ban yang tepat supaya pengendaraan mobil tetap terasa sama laksana sebelumnya.

Form Over Function
Ketika kita mengubah ukuran velg, borongan diameter dari ban dan velg baru yang dipasang mesti dicocokkan untuk mengawal pengendaraan mobil tidak berubah drastis, kecuali kita lebih memilih style ketimbang faedah (form over function).

Sebagai contoh, saat Anda memasang velg yang ukurannya satu inci lebih banyak daripada velg bawaan, berarti profil ban baru mesti satu inci lebih kecil untuk mengawal diameter borongan roda tetap sama.

Begitupun sebaliknya andai mengubah dengan velg berukuran lebih kecil. Hal ini dikenal sebagai trik ukuran plus-satu atau minus-satu.

Offset barangkali menjadi hal paling urgen dalam memilih dan memasang velg baru. Offset yang pun biasa dinamakan dengan istilah ‘ET’, ialah jarak antara unsur penampang tengah velg dari garis tengah velg.

Jika angka offset velgnya positif, dengan kata lain posisi penampang tengah velg ingin ke sisi luar velg. Sebaliknya andai offset-nya negatif, berarti posisi penampang tengah velg ingin ke unsur dalam velg. Jika nol, maka posisi lubang velg berada tepat pada garis tengah velg.

Untuk lebih gampang memahaminya, kira-kira laksana ini penjelasannya:

Jika semakin kecil offset velg, maka bibir velg atau lips terluar bakal semakin mendekati atau bahkan terbit dari fender.
Sebaliknya, andai offset velg semakin besar atau angkanya positif, maka bibir velg atau lips terluar bakal semakin kedalam.

Offset bisa menjadi salah satu hal paling susah untuk menemukan wheel fitment yang pas dan enak disaksikan ketika mengubah velg. Bukan melulu soal kosmetik, tetapi memilih velg dengan offset yang tepat paling penting sebab salah offset berisiko buruk merusak komponen kaki-kaki sampai potensi ban meledak.

Kebanyakan velg OEM dan velg aftermarket secara umum mempunyai angka offset positif. Mengapa? Karena offset positif akan tetap mengawal bibir atau lips terluar velg tetap sedang di dalam fender.

Sementara velg dengan offset negatif atau nol seringkali ditawarkan pabrikan velg aftermarket, murni guna urusan performa dan gaya, baik tersebut velg orisinal maupun replika.

Semakin negatif offset velg, seringkali posisi center face atau tengah velg bakal semakin ke dalam yang dikenal dengan istilah deep dish. Alasannya murni guna estetika.

Ada pun desain format lips yang menciptakan velg laksana piring atau format face bakal terlihat laksana ditarik yang dikenal dengan istilah concave.

Offset menilai bagaimana velg bakal terlihat di mobil dan banyak sekali velg OEM, mempunyai offset yang dicocokkan khusus guna satu mobil tertentu yang diproduksi pabrikan.

Offset sering diserupakan dengan istilah backspacing pada velg,sebenarnya backspacing memiliki makna berbeda. Backspacing pada dasarnya ialah kombinasi antara offset dan lebar velg.

Bahaya Salah Memilih Offset Velg
Jika memilih velg dengan offset yang salah, resikonya ialah velg terpasang terlampau jauh di dalam fender roda, mengakibatkan tepi unsur velg dalam atau bibir terdalam velg dapat bergesekan dengan sistem suspensi yang pasti berbahaya.

Sebaliknya, andai velg terpasang terlampau jauh terbit dari fender,dapat menyebabkan dinding ban bergesekan dengan fender (jika lipatan dalam fender belum di-roll) yang akan memperpendek usia atau bahkan merobek ban dan merusak format fender yang pun berbahaya.

Istilah ini dikenal dengan rubbing atau di Indonesia dinamakan ‘gesrot’. Perlu diketahui bahwa dinding ban ialah bagian sangat sulit dideteksi kerusakannya, tidak laksana permukaan ban.

Idealnya, offset dari velg yang baru tidak lebih dari 5, baik tersebut lebih besar atau lebih kecil, dari offset velg OEM atau bawaan mobil. Jika besarnya offset velg OEM selama 15, berarti velg baru kita usahakan mempunyai offset 10 atau 20. Perlu selalu dikenang bahwa mengolah besaran offset secara menyeluruh akan dominan pada pengendaraan mobil Anda.

Pemakaian Spacer
Spacer ialah lingkaran logam dengan pola baut PCD (Pitch Circle Diameter) tertentu yang dirancang guna mengimbangi offset yang terlampau positif. Fungsinya ialah untuk mendorong velg jauh dari suspensi, menciptakan velg tampak lebih terbit atau guna mengimbangi antara velg depan atau belakang yang kadang mempunyai offset berbeda.

Bagaimana Menemukan Offset Standar dari Mobil
Menemukan offset pribumi yang dirancang untuk suatu mobil, ialah kunci guna mengubah velg tanpa mesti menciptakan pengendaraan mobil terasa berubah drastis. Velg OEM dari model mobil yang bertolak belakang meski dari pabrikan yang sama, belum pasti mempunyai besaran offset yang sama.

BMW, misalnya. Pabrikan Bavaria ini terkenal sebab mempunyai angka offset yang bertolak belakang di semua lini produknya yang buat pusing. Cobalah guna memasang velg OEM 3-Series ke 5-Series, dipastikan tidak bakal pas. Mobil BMW bahkan dikenal dijejali velg yang bertolak belakang offset guna depan dan belakang, laksana velg aftermarket.

Di zaman serba online ini Anda dapat memanfaatkan internet guna mengubah fungsi kitab manual sebagai pedoman kita pada mobil, termasuk saat mencari tahu offset standar dari mobil.

Data ini luar biasa menyeluruh dari mulai offset, ukuran PCD, sampai mencari tahu berapa ukuran ban yang tepat guna velg ukuran tertentu.

Bagaimana Menemukan Angka Offset di Velg
Kebanyakan velg menyematkan angka offset yang dicetak secara emboss atau timbul atau berupa stiker di unsur dalam velg, baik tersebut pada barrel dalam atau di unsur face belakang. Offset seringkali ditulis dengan istilah ET. Misalnya offset 25 mm bakal dicetak sebagai ET 25 atau 25 ET.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *